Hindari 5 Kesalahan Ini Saat Mengganti Popok Bayi

Desember 17, 2020

Salah satu benda penting saat si kecil masih belum bisa belajar buang air dengan benar adalah popok. Pada bayi yang masih sangat muda, popok bahkan bisa diganti hingga berkali-kali dalam sehari.

Adanya popok memang memudahkan orang tua. Selain mudah dibersihkan, kotoran si kecil juga tidak akan tercecer di mana-mana.

Jika anak bunda masih menggunakan popok, ada beberapa hal yang harus diperhatikan lho! Jangan sampai kesalahan dalam mengganti popok membuat si kecil tidak nyaman, atau bahkan sampai menyebabkan ruam popok.

hindari kesalahan saat mengganti popok bayi

1. Tidak membersihkan tangan sebelum mengganti popok

Terdengar sepele, tapi faktanya tangan adalah bagian tubuh selain kaki yang paling sering melakukan kontak dengan benda-benda di sekitar rumah. Jadi kita tidak akan pernah tahu apa saja yang sudah menempel di tangan kita.

Jadi sebelum mengganti popok si kecil, jangan lupa untuk membersihkan tangan terlebih dahulu agar kuman dan bakteri tidak ikut berpindah ke area kemaluan bayi.

2. Tidak membersihkan area genital dengan baik

Meski hanya buang air kecil saja, kemaluan bayi tetap harus dibersihkan dengan baik sebelum bunda mengganti popok kotornya. Hal ini bisa kita lakukan dengan membersihkannya dengan air, atau mengusapnya dengan tisu/kapas/kain basah.

Jika si kecil buang air besar, pastikan pembersihan dilakukan dengan lebih teliti. Untuk anak perempuan, bersihkan kemaluan dari arah depan ke belakang agar kotoran dapat dibersihkan secara sempurna. Sedangkan untuk anak laki-laki yang belum disunat, bunda harus membuka kulit kemaluannya agar tidak ada kotoran yang tertinggal agar tidak menimbulkan infeksi.

3. Jangan malas mengganti popok

Salah satu kebiasaan yang seringkali dilakukan para ibu adalah membiarkan si kecil menggunakan popok yang sudah penuh dalam waktu lama. Meski popok bisa menahan cukup banyak urine, hal ini sangat disarankan untuk tidak dilakukan.

Jika si kecil selesai buang air besar, popok harus langsung diganti tanpa harus menunggu penuh terlebih dahulu.

Membiarkan si anak menggunakan popok yang kotor dalam waktu lama bisa membuat kulit sensitifnya mengalami iritasi. Jika hal tersebut cukup sering terjadi, si kecil bahkan bisa terkena ruam popok.

Untuk merawat kulit bayi agar tetap sehat dan nyaman saat memakai popok, ganti popok setidaknya 3-4 kali sehari atau sesuai kebutuhan bayi.

4. Menggunakan popok yang ukurannya tidak pas

Saat ini popok tersedia dalam berbagai macam ukuran mulai dari tipe newborn untuk bayi yang baru lahir, hingga ukuran di atas XL. Satu patokan dalam memilih ukuran popok adalah dengan melihat berat badan si kecil.

Jadi saat membeli, pastikan popok memiliki ukuran yang pas dengan si anak. Jangan memberinya popok yang terlalu besar yang membuat kerja popok tidak optimal, atau memberinya popok berukuran kecil yang akan membuatnya tidak nyaman saat dipakai.

5. Cari merek popok yang sesuai dengan anak

Memilih popok yang sesuai dengna si kecil bukan hanya masalah ukurannya saja. Terkadang beda merek beda pula reaksi si anak. Ada beberapa anak yang memang cocok dengan merek A, namun anak lainnya justru alergi dengan bahan yang di popok tersebut, dan muncul iritasi saat digunakan.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.