10 Olahraga Terbaik untuk Anak Segala Usia

Dengan semakin canggihnya teknologi dan terbatasnya lahan terbuka, kini ada cukup banyak akan yang menghabiskan banyak waktunya di depan televisi dan gadget kesayangannya.

Padahal hanya menatap layar seharian tanpa penah bergerak aktif memiliki banyak dampak negatif pada tubuh si kecil.

Untuk itu sebagai orang tua kita perlu mengajarkan si kecil olahraga. Selain membuat tubuhnya lebih sehat, olahraga memiliki banyak manfaat lain seperti baik untuk perkembangan otaknya hingga baik untuk menyehatkan organ dalamnya.

Nah, jika bunda butuh ide olahraga untuk anak, beberapa jenis kegiatan ini bisa jadi pilihan untuk anak segala usia.

Jenis Olahraga Terbaik untuk Anak

olahraga terbaik untuk anak

1. Berlari

Tanpa perlu peralatan khusus selain sepatu lari, berlari menjadi jenis olahraga yang bisa dilakukan siapa saja, termasuk si kecil.

Berlari memiliki banyak manfaat seperti meningkatkan daya tahan tubuh, melatih kekuatan otot, hingga menyehatkan organ dalam seperti jantung dan paru-paru. Tidak cuma itu, berlari juga bisa membantu anak melatih daya konsentrasi dan fokusnya lho bun.

2. Sepakbola

Sepakbola adalah salah satu olahraga paling populer di dunia. Bukan tidak mungkin si kecil sudah memiliki idolanya sendiri sekarang.

Olahraga sepakbola bisa diajarkan sejak dini kepada anak. Bahkan beberapa anak memulainya di usia yang sangat mudah saat mereka bahkan masih belum masuk ke dalam sekolah TK.

Manfaat yang bisa didapat melalui sepakbola antara lain melatih kekuatan, flexibilitas, serta koordinasi otot. Selain itu sepakola juga bisa melatih keseimbangan tubuh dan meningkatkan sistem pernapasannya.

Meski bisa dimainkan sendiri, bermain sepakbola akan mendatangkan lebih banyak manfaat saat dilakukan bersama-sama. Selain melatih kerjasama, sepakbola tim juga bisa mengajarkan si kecil untuk bermain secara disiplin dan jujur.

3. Bola Basket

Sama seperti olahraga dengan bola pada umumnya, bola basket juga menjadi salah satu jenis olahraga populer di kalangan anak. Meski untuk memainkannya dibutuhkan peralatan tambahan seperti ring basket.

Gerakan sederhana pada permainan bola basket seperti dribbling dan passing bisa membantu melatih koordinasi tangan dan mata si kecil. Selain itu risiko cedera akibat bermain basket juga lebih kecil dibandingkan sepak bola yang kadang bisa terlalu keras.

4. Badminton

Tidak seperti di negara lainnya, badminton adalah salah satu olahraga terpopuler yang mungkin hanya bisa disaingi sepakbola. Apalagi dari Indonesia cukup banyak atlit badminton yang melegenda dan terkenal di seluruh dunia.

Untuk memainkan badminton, bunda hanya memerlukan raket dan shuttle cock saja. Saat baru mulai, bunda bisa melakukan gerakan sederhana untuk memukul shuttle cock ke arah lawan.

Meski sekilas sederhana, permainan ini mungkin akan terlalu sulit untuk anak kecil karena permainan ini membutuhkan koordinasi yang baik agar bola dapat dipukul dan diarahkan dengan sempurna.

5. Berenang

Berenang adalah olahraga yang patut dipertimbangkan karena tidak hanya membuat sehat tapi juga membuat si kecil senang. Bagi orang tua muslim, berenang bahkan menjadi salah satu kegiatan yang dianjurkan selain berkuda dan memanah.

Berenang memiliki banyak manfaat seperti meningkatkan kapasitas paru-paru, menyehatkan jantung, hingga meningkatkan kualitas tidurnya. Bila bunda tidak bisa mengajarkannya sendiri, kini ada banyak fasilitas personal trainer atau klub renang yang bisa si kecil ikuti agar ia bisa berlatih dengan tenaga profesional.

6. Bersepeda

Bersepeda menjadi salah satu tren di masa pandemi ini. Tidak hanya orang dewasa, anak kecil pun sangat menikmati kegiatan ini. Dengan segala jenis sepeda yang ada di pasaran, bunda bisa melakukan aktivitas menyenangkan ini dalam berbagai jenis cara juga.

Bersepeda sendiri memiliki banyak manfaat untuk si kecil. Mulai dari meningkatkan kekuatan kaki, melatih refleks, meningkatkan keseimbangan dan mengontrol beban, hingga melatih kekuatan kardiovaskularnya.

Saat memulai, bunda bisa memberikan anak sepeda roda tiga yang sesuai dengan ukuran tubuh si kecil. Setelah lancar, bunda bisa memberikannya sepeda roda empat dengan dua buah training wheels di bagian belakang. Saat anak sudah menguasai gerakannya, training wheels tersebut dapat dicopot agar ia bisa belajar menguasai sepeda roda dua.

7. Inline Skating

Sebagai alternatif bersepeda, bunda juga bisa memerikan sepatu inline skating agar anak bisa berolahraga. Anak bisa mulai diperkenalkan dengan inline skate saat usianya 5 tahun ke atas.

Jika baru mulai pertama kalinya, mungkin ada baiknya jika bunda juga memberikan pengaman seperti helm, pelindung siku, serta pelindung lutut.

Setelah dilakukan secara rutin, inline skating bisa mengajarkan anak banyak hal mulai dari melatih refleks, keterampilan tubuh, meningkatkan kekuatan otonya, serta melatih keseimbangan si kecil.

8. Beladiri

Beladiri adalah olahraga unik yang terdiri dari berbagai jenis. Beberapa olahraga beladiri yang populer antara lain pencak silat yang berasal dari Indonesia, tae kwon do dari Korea, serta karate dari Jepang.

Olahraga beladiri ini tidak hanya berguna untuk melindungi diri sendiri saja. Lebih dari itu, beladiri juga bisa mengajarkan si kecil rasa disiplin, fokus, dan kemampuan untuk mengontrol emosinya sendiri.


Seperti bunda lihat, ada banyak kegiatan olahraga anak yang menarik untuk mereka ikuti. Tidak hanya membuat mereka sehat, olahraga juga bisa menjadi sarana bagi mereka untuk berkompetisi dan meraih prestasi.

Olahraga bisa mulai diperkenalkan kepada anak sejak dini. Namun jangan terlalu memaksanya dan buatlah olahraga menjadi kegiatan yang fun agar anak mau melakukannya secara sukarela.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama