Apa Sih Bedanya Susu Kental Manis dan Susu Bubuk Biasa?

Desember 22, 2020

Susu Kental Manis (SKM) sempat menjadi berita panas menyusul rekomendasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang menegaskan penggunaan makanan tersebut hanya sebagai pelengkap sajian saja.

Padahal Susu Kental Manis sudah ada sejak dulu dan seringkali diberikan sebagai pelengkap gizi anak. Hal yang tidak salah menimbang ada kata susu didalam produk tersebut.

Namun siapa sangka Susu Kental Manis dan susu bubuk ternyata memiliki kandungan yang jauh berbeda meski pada pembuatannya keduanya sama-sama melewati proses penghilangan kandungan air.

Hmm, kira-kira apa saja yah perbedaan antara SKM dan susu anak biasa? simak terus artikel ini yah!

perbedaan susu kental manis dan susu bubuk biasa

1. Kandungan Proteinnya

Satu alasan kenapa susu menjadi salah satu makanan sehat adalah kandungan proteinnya yang tinggi. Lalu bagaimana kandungan protein pada Susu Kental Manis?

Untuk SKM, kandungan proteinnya bisa mencapai 8%, sedangkan susu segar bisa mencapai 3%. Ini artinya untuk setiap 100 cc Susu Kental Manis, ada 8 gram zat protein yang terkandung di dalamnya. Sementara pada susu segar hanya 3 gram.

Namun jangan dulu terkecoh dengan angka tersebut!

Meski angka 8 nilainya lebih tinggi dari 3, hitungan ini diambil per 100 cc. Dan rasanya tidak mungkin kalau kita langsung meminum 100 cc Susu Kental Manis kan bun?

Jadi kalau dibandingkan dengan meminum segelas susu segar, kandungan protein susu asli akan lebih banyak.

2. Kandungan Kalsiumnya

Selain terkenal kaya akan protein, susu juga dikenal sebagai salah satu makanan yang menjadi sumber kalsium.

Sama seperti penjelasan sebelumnya, kandungan kalsium pada susu segar atau susu bubuk masih lebih tinggi dibanding Susu Kental Manis.

Satu gelas susu segar atau susu bubuk memiliki kandungan kalsium sekitar 350 mg. Jumlah ini sudah mencukupi kurang lebih 40 persen kebutuhan kalsium anak.

3. Kandungan Gulanya

Susu kental manis mengandung tambahan pemanis sebanyak 40-45 persen dari volume susu. Selain itu setiap satu sendok makan susu kental manis juga mengandung 62 kalori, 2 gram lemak, dan 10 gram karbohidrat berupa gula.

Selain membuat gemuk dan meningkatkan resiko obesitas pada anak-anak, konsumsi SKM secara berlebih sangat tidak dianjurkan untuk penderita diabetes.

4. Takaran Saji

Takaran saji juga jadi hal yang perlu diperhatikan. Bila kita menyeduh satu sendok Susu Kental Manis, kandungan nilai gizinya tentu akan berbeda dengan segelas air yang ditambahkan dua sendok Susu Kental Manis.

Jadi jangan sampai salah mengartikan takaran saji pada susu kental manis karena porsinya akan berbeda dengan segelas susu yagn dibuat dengan susu bubuk biasa. Sebagai gambaran, kita bisa meminum susu bubuk yang sudah dicairkan dalam satu gelas, tapi tidak mungkin akan bisa meminum satu gelas susu kental manis bukan?

Kalau dibandingkan dalam satu takaran saji, maka kandungan gizi pada sekelas susu kental manis yang sudah diseduh akan menjadi lebih sedikit bila dibandingkan dengan segelas susu yang menggunaakn susu bubuk.


Susu menjadi minuman penting kaya nutrisi yang baik dalam masa pertumbuhan si kecil. Meski begitu kita tetap harus berhati-hati dalam memilih susu agar asupan gizinya bisa terpenuhi secara sempurna.

Meski Susu Kental Manis mengandung kata 'susu', ternyata kandungan susunya hanya sedikit sekali dan kalah jauh dibanding kandungan gulanya. Jadi hati-hati dalam mengkonsumsi susu kental manis, karena terlalu banyak mengkonsumsi gula malah bisa menyebabkan banyak penyakit.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.